Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Bangsa Beser

  Kita ini bangsa yang beser. Bolak-balik kamar mandi mencuci dosa. Lalu melumuri diri dengan gas air mata. Sumbernya orang-orang gembel yang kere yang rudin. Menurunkan perahu mengayuhnya menuju pulau-pulau menambang uang. Di mana-mana ada uang. Di mana-mana perlu uang. Memang bisa hidup tanpa beruang? Tak mungkin. Mana mungkin beruang diganti aparat. Tak ada juga ceritanya aparat tak suka beruang. Itu kenapa perut mereka buncit. Sebab isinya bangkai puisi, bangkai buku, dan bangkai orasi. Mau apa lagi? Ingin bagaimana lagi? Ini hidup. Kenyataannya memang begitu. Aku juga tahu hidup memang begitu. Satu tambah satu sama dengan sebelas. Sebelas tambah tiga sama dengan empat belas. Empat belas kurangi enam sama dengan delapan. Nah! Delapan itu angka infinity, simbol kontinuitas, ketersambungan, keselarasan, tanpa akhir. Tak ada kiamat maka tak perlu tobat. Lalu delapan dikurang enam lagi, sama dengan dua. Jadi berapa, sodara-sodara? Dua. 2. Pilih nomor dua. Hidup Jolowi! Hidup Jolo...